Mengenal Teknik Pomodoro untuk Meningkatkan Produktivitas

Kamu merasa tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas produktif, kamu terbiasa menunda-nunda pekerjaan. Cobalah teknik pomodoro!

Taufik Nurhidayat

Taufik Nurhidayat

Updated

4 min
Mengenal Teknik Pomodoro untuk Meningkatkan Produktivitas
On This Page

    Untuk meningkatkan produktivitas, banyak cara dilakukan salah satunya teknik pomodoro. Jika kamu belum pernah mendengar tentang “Pomodoro” sebaiknya kamu mencoba mengetahuinya.

    Apa itu Teknik Pomodoro?

    Pomodoro merupakan teknik yang dikembangkan pada tahun 1980-an oleh seorang mahasiswa bernama Francesco Cirillo. Saat itu Cirillo sedang berjuang untuk fokus pada studi dan menyelesaikan tugasnya, namun dia merasa kewalahan dan akhirnya membuat dirinya untuk berkomitmen sebanyak 10 menit untuk fokus belajar. Dengan tantangan itu dia menemukan sebuah pengatur waktu dapur berbentuk tomat (pomodoro dalam bahasa italia) dan lahirlah teknik pomodoro.

    nurhidayat.web.id/Upload/main-qimg-9983408933ec8bfef74fcfc05b2d4b66_stc3kv

    Cirillo menuliskan tentang teknik ini dalam bukunya dan inti dari teknik pomodoro adalah kamu berusaha fokus pada aktivitas selama 25 menit setelah itu kamu beristirahat selama 5 menit, lalu kamu ulangi lagi jika kamu telah melakukan hal tersebut lebih dari 3 kali maka perpanjang waktu istirahat antara 15-20 menit. Tentunya kamu memerlukan timer untuk menghitung waktu dan menuliskan daftar tugasmu dalam aplikasi maupun kertas. Jika kamu memerlukan aplikasi untuk mencatat daftar tugasmu berikut Aplikasi To-Do List Terbaik.

    Teknik ini memaksa kamu untuk memikirkan daftar tugas kamu dan menghilangkan pikiran bahwa waktu panjang yang bisa kamu lakukan hari itu. Sehingga kamu tidak akan menunda-nunda tugasmu.

    Cara Menggunakan Teknik Pomodoro

    Teknik pomodoro sangat mudah dilakukan, meskipun mungkin sedikit berbeda tetapi inikah praktik terbaik dan tentu kamu bisa menyesuaikannya.

    1. Buat Daftar Tugas Terlebih Dahulu

    Sebelum kamu memulai kamu harus membuat daftar tugas yang akan kamu selesaikan terlebih dahulu, bisa dilakukan pada malam hari maupun sebelum kamu memulai aktivitasmu. Kamu bisa menuliskan daftar tugas mu di kertas maupun aplikasi, atau kamu bisa melihat Aplikasi To-Do List Terbaik.

    Jika kamu tidak tahu apa yang harus kamu tulis dalam daftar tugasmu, hanya tuliskan catatan mengenai apa yang akan kamu capai hari itu. Sehingga memudahkan kamu untuk membagi daftar tugasmu nantinya.

    Tips:Saat kamu membuat daftar tugas kamu harus memprediksi berapa banyak watu yang akan kamu gunakan dalam menyelesaikan tugasmu. Jika tugasmu menghabiskan waktu kurang dari 25 menit, maka kelompok-kan tugas tersebut jika tugasmu menghabiskan waktu lebih dari 25 menit maka kamu bisa memecahnya menjadi beberapa tugas.

    2. Atur Timer ke 25 Menit

    Kamu tidak harus menggunakan timer berbentuk tomat seperti Cirillo, kamu bisa menggunakan timer di aplikasi jam pada smartphone kamu. Lalu atur timer mu sebanyak 25 menit.

    3. Fokus Melakukan Tugasmu Sampai Timer Berbunyi

    Lakukan tugasmu dalam waktu 25 menit tanpa gangguan, berhenti melihat notifikasi sosial media maupun whatsapp dari pacarmu atau gangguan lainya.

    Jika kamu memiliki banyak waktu luang sebelum timer berbunyi dan bingung apa yang perlu dilakukan kamu bisa merapikan tugasmu atau merenungkan tugas yang telah anda selesaikan. Hindari beristirahat lebih awal dan gunakan waktu tersebut sebaik mungkin untuk hal produktif.

    4. Istirahat Selama 5 Menit

    Jika timer kamu telah berbunyi yaitu telah 25 menit, kamu bisa beristirahat selama 5 menit. Pertimbangkan waktu ini untuk ke kamar kecil, mengisi botol air atau meregangkan tubuhmu. Istirahatkan mata dari melihat layar monitor

    5. Ulangi langkah 2 - 4

    Ulangi langkah ke 2 hingga ke empat, jika sudah 4 kali mengulangi langkah tersebut kamu bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

    6. Istirahat lebih lama

    Sekarang saatnya kamu beristirahat lebih lama, kamu bisa beristirahat selama 15-20 menit. Gunakan waktu ini untuk bersantai, atau mungkin sudah waktunya makan siang. Bersiaplah untuk melakukan lebih banyak tugas.

    Itu dia cara menggunakan teknik Pomodoro dalam aktivitas produktif, mudah bukan?

    Apakah Pomodoro Efektif?

    Banyak ulasan di internet mengatakan pomodoro efektif untuk mereka, karena mereka harus fokus melakukan aktivitas produktif selama 25 menit dan melakukan istirahat selama 5 menit.

    Waktu yang dibutuhkan berbeda, ada yang mengadopsi waktu 10 menit dan 5 menit istirahat. Saya sendiri melakukan 25 menit aktivitas produktif dan 5 menit istirahat.

    Studi kasus menunjukan bahwa istirahat sejenak membantu seseorang tetap fokus. Pomodoro membantu menghilangkan gangguan tidak fokus dalam suatu pekerjaan.

    Kelebihan dan Kekurangan Teknik Pomodoro

    Tentunya setiap metode akan memiliki kekurangan maupun kelebihan.

    Kelebihan Teknik Pomodoro

    1. Menghilangkan kebiasaan multitasking, meskipun terlihat bagus sebenarnya multi tasking menghambat produktivitas.

    2. Mengurangi kelelahan mental, dengan interval aktivitas diselingi istirahat kamu akan lebih rileks dan mengurangi stres karena tugas menumpuk.

    3. Menghindari menunda waktu, kita mungkin sering menunda-nunda waktu seperti malah bermain sosial media, melihat keluar jendela atau gangguan lainya.

    Kekurangan Teknik Pomodoro

    1. Waktu yang sedikit, tidak semua aktifitas cocok dengan teknik ini , tentu cocok untuk melakukan coding, menulis dan belajar. Contohnya seorang penjahit tidak bisa menerapkan teknik ini.

    2. Tidak dapat diganggu, ketika kamu sedang melakukan aktivitas produktif lalu ada rapat dadakan maka akan menggangu waktu produktivitas. Pomodoro hanya cocok bagi mereka yang memiliki kendali penuh waktu.

    Kesimpulan

    Tidak semua aktifitas produktif dapat menerapkan teknik Pomodoro namun kamu bisa mencoba Pomodoro jika kamu…

    1. Memiliki sedikit gangguan.

    2. Konsisten bekerja dengan produktivitas yang optimal.

    3. Memiliki banyak pekerjaan terbuka dengan waktu tidak terbatas (misalnya, belajar untuk ujian, penelitian untuk posting blog, dll.)