Cara Mengganti DNS Server di Linux

Tutorial mengganti DNS Server di sistem operasi Linux.

Taufik Nurhidayat

Taufik Nurhidayat

Updated

2 min
Cara Mengganti DNS Server di Linux
On This Page

    DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang akan menyimpan data berupa nama domain. Nama domain akan tercatat dalam DNS Server yang akan mengarahkan kita ke alamat ip dari domain tersebut. Misalkan situs web Nurhidayat.web.id tercatat dalam DNS Server dan pastinya harus memiliki alamat IP tujuan supaya pengguna dapat mengakses server web tersebut. DNS Server biasanya sudah diatur oleh ISP supaya kita bisa mengakses internet dengan mudah, namun untuk Indonesia sendiri biasanya sudah diatur DNS khusus supaya kita tidak bisa mengakses hal-hal yang negatif. Namun terkadang hal tersebut malah membuat kecepatan internet kita melambat, untuk mengatasi hal tersebut kita harus mengakali dengan mengganti DNS Server yang kita gunakan.

    Untuk mengatur DNS Server pada linux bisa kita lakukan lewat setting>network. Namun sering gagal dalam menerapkannya, dan malah tetap menggunakan DNS bawaan ISP. Nah untuk mengatasi tidak bisa merubah atau mengganti DNS lewat GUI dari pengaturan, maka kita lakukan melalui terminal. Caranya buka terminal atau biasanya dengan shortcut Ctrl+Alt+T lalu ketikan perintah berikut:

    sudo nano /etc/resolv.conf


    Setelah di enter kita akan menemukan alamat IP seperti:

    # Generated by NetworkManager
    nameserver 192.168.100.1


    Mungkin akan berbeda-beda alamat IP, sekarang kita rubah nameserver dengan DNS Google 8.8.8.8 atau DNS Cloudflare 1.1.1.1.

    # Generated by NetworkManager
    nameserver 8.8.8.8


    Lalu tekan Ctrl+X lalu y dan Enter. Sekarang kita sudah mengganti atau merubah DNS Server pada Linux. Coba anda lakukan ping apakah ada perubahan kecepata ping nya?