Tak Semua Produk Google Berhasil! Google+ Salah Satunya

Taufik Nurhidayat
Taufik Nurhidayat
- calculating..

Siapa yang tak kenal dengan produk Google? Smartphone Android yang kamu pakai dikembangkan oleh Google, nggak pake Android? Pasti tahu lah Google yang sering kamu gunakan untuk mencari referensi untuk kelangsungan belajar-mu, atau layanan Email dari Google yaitu Gmail pasti pernah kamu pakai atau kamu gunakan saat ini.

Google adalah Perusahaan

Google adalah salah satu perusahaan terbesar di bidang teknologi dibawah perusahaan Apple dan Microsoft berdasarkan nilai saham (thn 2020).

Namun menurut pendapat saya Google dengan Apple maupun Microsoft adalah setara. Ketiga perusahaan tersebut memiliki kelebihan dan kekuranganya masing-masing.

Produk Google yang paling banyak digunakan adalah Android, Google Chrome, Google Search dan Google Maps. Belum lagi produk lainya yang bisa dibilang sukses.

Produk Google yang Gulung Tikar

Meskipun dengan begitu banyaknya produk google dan bisa dibilang laku keras, tak semua produk tersebut sukses.

Berikut adalah produk Google yang gulung tikar alias diberhentikan.

Google Plus

Google Plus

Google Plus adalah salah satu jejaring media sosial yang dikeluarkan Google. Sayangnya Google+ kurang diminati oleh pengguna. Meskipun pada tahun awal peluncurannya Google+ mendapatkan banyak pengguna.

Menurut Brainium's Blog, kegagalan dari Google+ dikarenakan persainganya dengan Facebook dan kurang mengesankannya Google+ dibenak para pengguna Internet.

Google Buzz

Google Buzz

Google Buzz adalah sebuah layanan jejaring sosial yang dibuat oleh Google dan dirilis pada tahun 2010. Google Buzz terintegrasi dengan Gmail yang dapat berbagi pesan, link situs dan foto dengan rekan sesama pengguna Gmail.

Pada dasarnya Google Buzz adalah tiruan Twitter, sayangnya kalah bersaing dengan Twitter. Google Buzz bertahan selama 22 bulan dan Google Buzz menutup layanan mereka.

Google Answer

Google Answer

Google Answer merupakan layanan tanya jawab yang dikeluarkan oleh Google. Pengguna dapat menanyakan pertanyaan dengan menawarkan harga untuk pertanyaanmu, yang nantinya harga tersebut dibayarkan kepada orang yang menjawab pertanyaanmu.

Konsep dari Google Answer sudah bagus, namun jika dibandingkan Yahoo! Answer dan Quora orang tentu akan lebih memilih alternatif daripada Google Answer karena alternatif tersebut gratis. Belum lagi kamu bisa menanyakan pertanyaan di Facebook Group secara gratis juga.

Google Wave

Google Wave

Produk Google yang satu ini memang diminati pada waktu uji cobanya namun, tak lama kemudian uji coba tersebut menunjukkan pengguna tidak lagi berminat pada Google Wave.

Google Wave tidak memiliki kejelasan penggunaanya pada masa itu. Google Wave mirip dengan Slack yang sukses dijaman sekarang. Slack sendiri adalah software kolaborasi tim berbasis cloud.

Reference:
Why did Google Plus Fail as a Social Network?
5 Google Products That Failed and What Startups Can Learn From It

Comments

  1. Kalau menurut analisis Kak Taufik, kenapa ya ketiganya kurang diminati masyarakat?
    Apakah mungkin seperti Google+ yang tidak jelas itu media sosial atau bukan, sementara facebook kan jelas karena berdiri sendiri awalnya. Lalu, facebook memiliki tampilan yang bisa dibilang milenial dan khas, sehingga orang mudah mengingatnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

- Gunakan <em>kode yang sudah diparse html</em> untuk menampilkan kode.
- Tidak diperbolehkan menggunakan hyperlink
- Untuk sementara komentar tidak akan dibalas (author sibuk)